Jenis-Jenis Proposal Berdasarkan Isi, Tujuan, Struktur dan Bentuknya

Apa saja jenis-jenis proposal itu? Berikut jenis-jenis proposal berdasarkan isi, tujuan, struktur hingga bentuknya.
Jenis-Jenis Proposal Berdasarkan Isi, Tujuan, Struktur dan Bentuknya
Jenis-Jenis Proposal Berdasarkan Isi, Tujuan, Struktur dan Bentuknya. (Gambar: freepik)

Study.AdityaTekno.com - Proposal adalah sebuah rencana dan rancangan kerja yang dijelaskan secara sistematis dan terperinci dengan maksud agar pihak terkait memahami tentang tujuan dari suatu kegiatan.

Proposal dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, setiap jenisnya memiliki ciri khas masing-masing, mulai dari isi, tujuan dan bentuknya.

Akan tetapi, untuk membuat proposal yang baik tentu harus mengetahui jenis-jenis proposal terlebih dahulu.

Lantas, apa saja jenis proposal itu? Berikut jenis-jenis proposal berdasarkan isi, tujuan, struktur dan bentuknya yang sudah dirangkum Tim AdityaTekno.

Jenis-Jenis Proposal Berdasarkan Isi, Tujuan dan Strukturnya

Proposal berdasarkan isi dan tujuan ada berbagai macam, mulai dari proposal kegiatan, proposal penelitian, proposal bisnis atau usaha, proposal pameran dan sebaginya.

1. Proposal Penelitian

Proposal penelitian adalah salah satu jenis proposal yang digunakan dalam bidang akademisi. Tujuan proposal penelitian yaitu untuk melakukan riset dan penelitian tentang topik seputar ilmu pengetahuan. Contoh proposal penelitian yaitu proposal skripsi.

Struktur proposal penelitian, meliputi:

  • Latar Belakang Masalah
  • Alasan Pemilihan Judul
  • Penegasan Istilah
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
  • Landasan Teori
  • Metode Penelitian
  • Sistematika Penyusunan Skripsi

Baca Juga: Perbedaan Proposal Penelitian dan Proposal Kegiatan

2. Proposal Kegiatan

Proposal kegiatan adalah sebuah rencana yang dituangkan ke dalam bentuk rancangan kerja. Proposal ini biasanya sebagai data manajemen dalam mengadakan sebuah kegiatan.

Tujuan dibuatnya proposal kegiatan, yaitu untuk mendapatkan izin, mendapatkan sponsor acara, serta mendapatkan dukungan yang bisa diterima. Contoh proposal kegiatan yaitu proposal penyelenggaraan lomba desa.

Struktur proposal kegiatan, meliputi:

  • Latar Belakang
  • Masalah dan Tujuan
  • Ruang Lingkup
  • Jadwal
  • Susunan Acara
  • Susunan Panitia
  • Anggaran
  • Fasilitas
  • Penutup

3. Proposal Usaha atau Bisnis

Proposal usaha atau bisnis adalah proposal tertulis yang dibuat oleh wirausahawan dengan menggambarkan seluruh unsur relevan mengenai rencana usaha baru yang ingin didirikannya.

Tujuan proposal usaha atau bisnis adalah untuk mengajukan usaha dalam sebuah potensi kerja sama, baik dengan investor maupun pihak lain. Proposal usaha dan bisnis juga bisa digunakan sebagai alat untuk mengajukan pinjaman modal kepada pihak lembaga keuangan. Contoh proposal bisnis adalah Proposal Toko Kelontong.

Struktur proposal bisnis, meliputi:

  • Latar Belakang
  • Deskripsi Produk
  • Deskripsi Bisnis
  • Proses Produksi
  • Manajemen Usaha
  • Pemasaran
  • Deskripsi Finasial
  • Penutup

4. Proposal Proyek 

Proposal proyek adalah suatu rancangan kegiatan atau kerja proyek yang disusun secara sistematis dan terperinci sesuai standar oleh seseorang atau sekelompok perencana untuk diajukan kepada pihak pemegang proyek dalam mendapatkan persetujuan maupun bantuan dalam perencanaannya atau pengerjaannya.

Tujuan proposal proyek yaitu sebagai alat untuk meyakinkan donatur agar pihak dari donatur mau untuk menjalin kerjasama kepada pihak penyelenggara proyek. Contoh proposal proyek yaitu proposal pembangunan.

Struktur proposal proyek, meliputi:

  • Judul
  • Larangan dan Kerahasiaan
  • Pendahuluan
  • Ringkasan Dan Eksekutif
  • Tujuan Proposal
  • Tinjauan Persyaratan
  • Solusi yang diajukan
  • Uraian Pekerjaan
  • Rencana Pelaksanaan
  • Investasi
  • Dukungan Teknis
  • Batasan-Batasan
  • Penutup

5. Proposal Pameran

Proposal pameran adalah rencana sistematis, teliti, dan rasional penyelenggaraan pameran yang dibuat oleh panitia untuk pedoman kerja.

Tujuan proposal pameran yaitu untuk mendapatkan izin kegiatan dari pihak sekolah/keamanan, pencairan sponsor, informasi bagi orang tua siswa, informasi bagi pers dan pihak-pihak lain yang menjadi mitra kerja penyelenggaraan pameran. Contoh proposal pameran yaitu proposal pameran seni rupa.

Struktur proposal pameran, meliputi:

  • Latar Belakang
  • Tema Kegiatan
  • Tujuan Kegiatan
  • Susunan Panitia
  • Jadwal Kegiatan
  • Rincian Dana
  • Ketentuan Sponsorship
  • Penutup

Jenis-Jenis Proposal Berdasarkan Bentuknya

Berikut adalah jenis-jenis proposal berdasarkan bentuknya.

1. Proposal Formal

Proposal formal adalah jenis proposal baku atau resmi yang mengandung tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, isi proposal, serta data pelengkap. Proposal formal terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:

  • Bagian pendahuluan, yang terdiri dari, sampul dan halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan permohonan.
  • Bagian isi, yang terdiri atas, latar belakang, pembatasan masalah, tujuan, ruang lingkup, pemikiran dasar, metodologi, fasilitas, personalia, keuntungan dan kerugian, waktu, hingga biaya.
  • Bagian penutup, adalah bagian yang berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan lainnya.

2. Proposal Semi Formal

Proposal semi formal adalah proposal yang tidak terlalu baku dan resmi. Akan tetapi proposal semi formal masih menggunakan bentuk baku. Pada umumnya, penyampaian proposal ini dalam bentuk memorandum atau surat. 

3. Proposal Non Formal

Proposal non formal adalah proposal yang tidak memiliki struktur yang lengkap seperti halnya proposal formal, namun disampaikan hanya dalam bentuk surat. Proposal semi formal biasanya berisikan informasi mengenai masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.

Baca selengkapnya tentang Pengertian Proposal, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya

Demikian penjelasan proposal berdasarkan isi, tujuan, struktur dan bentuknya, semoga bisa bermanfaat.


Penulis: Yuliyanti

Editor: Aditya Nur Kahfi

Posting Komentar

© Study Aditya. All rights reserved. Developed by Jago Desain